[Ficlet] Patah Hati

DCsA0tWUwAAMso6

PATAH HATI

 

-oOo-

“Kalau dipikir-pikir, memang harus seperti inilah akhirnya”

-oOo-

 

“PATAH HATI” by MINERVA RENATA

Starring by LAI GUANLIN (WANNA ONE), YOO SEONHO (CUBE’S TRAINEE)

SCHOOL LIFE, (failed!) COMEDY, FRIENDSHIP | PG-15 | FICLET

.

Sequel of PROBLEMATIKA SEONHO

.

Menurut Guanlin, suasana sekolah pagi ini entah mengapa terasa begitu aneh. Ketika ia baru saja selangkah masuk ke dalam kelas, rungunya langsung disambut hangat oleh desisan demi desisan yang terdengar saling bersautan. Siapa lagi pelakunya jika bukan sekelompok gadis yang kini telah berkerumun dengan khidmat di satu sudut kelas?

“Apakah ada gosip besar pagi ini? Sudah lama aku tidak melihat mereka mengadakan sidang paripurna seperti itu,” tanya Guanlin kepada teman sebangkunya, Yoo Seonho, yang tengah sibuk menatap layar ponsel tanpa berpikir untuk berkedip barang sedetik.

Ya. Jika Guanlin tidak salah ingat, terakhir kali ia mendapati gadis-gadis itu berkumpul di sudut kelas sembari mendongeng panjang lebar seperti ini adalah ketika tahun lalu tersiar kabar bahwa Mark Lee, sang kapten tim basket, kedapatan tengah berkencan dengan Kim Yerim, sang kapten tim cheerleaders, padahal saat itu Kim Yerim masih berstatus sebagai kekasih dari Lee Chan, sang ketua OSIS. Hal tersebut merupakan sebuah berita mahabesar yang sukses merajai top chart gosip selama sebulan penuh, mengingat lakon utamanya merupakan tiga orang paling tenar seantero sekolah.

Oke! Kembali lagi pada pagi hari ini.

Setelah Guanlin melontarkan pertanyaan kepada Seonho, rupanya pemuda itu tak langsung mendapatkan jawaban. Guanlin terabaikan karena Seonho masih memilih untuk memusatkan seluruh atensi ke layar ponsel miliknya.

“Apa sih yang sedang kau lihat? Sampai segitunya memandangi ponsel.”

Guanlin yang tak dapat menahan rasa penasarannya pun akhirnya mengambil paksa ponsel milik Seonho, dan seketika pemuda berdarah Taiwan itu mengatupkan bibirnya rapat-rapat saat kedua matanya menangkap sebuah foto yang terpampang di layar ponsel Seonho.

Seonho menghela nafas panjang sembari menatap kosong ke depan. “Lami telah berkencan dengan Samuel. Aku kalah start.

Setelah itu, selama beberapa menit Guanlin hanya menatap postingan Instagram berisi potret gadis pujaan Seonho itu yang tengah menikmati semangkuk ice cream bersama Samuel, pemuda kelas sebelah.

“Oo..jadi ini gosip besarnya. Pantas saja.” Guanlin kembali buka suara setelah sebelumnya menaruh ponsel Seonho di atas meja. “Kalau dipikir-pikir, memang harus seperti inilah akhirnya. Kau dan Samuel itu memang berada di kelas yang sangat berbeda. Dari segi tampang, kau hanya produk lokal, sedangkan Samuel sudah go international. Dari segi skill, Samuel adalah ketua tim dance yang berbakat dan sangat populer, sedangkan kau…. menari saja sudah seperti kanebo kering. Dan satu lagi, dari segi penampilan, Lami mana mau dengan pemuda yang wanginya hanya modal dari tester parfum di minimarket? Jelas-jelas dia akan memilih Samuel yang tubuhnya wangi Calvin Klein.”

Pada dasarnya, Guanlin memanglah seorang sahabat yang kurang dihajar, bukannya menghibur ia malah semakin memperkeruh suasana hati Seonho dengan ucapannya yang—

—sebenarnya memang fakta, sih.

Jika saja detik ini mood Seonho sedang tidak jatuh ke dasar jurang, maka sudah dapat dipastikan bahwa seorang Lai Guanlin kini hanya tinggal nama. Entah karena jatuh dari jendela kelas atau karena sebuah pensil menancap di perutnya, Seonho tinggal memilih satu diantara dua opsi tersebut dan mengeksekusinya.

“Sudah-sudah, Seonho! Masih banyak ikan di laut, masih banyak gadis cantik yang sedang jomblo kok. Pancing saja yang lain.” ujar Guanlin enteng sembari menepuk pundak Seonho beberapa kali, mencoba untuk menenangkan sahabatnya itu.

Di lain sisi, Seonho pun menoleh cepat kearah Guanlin dan memberinya sejurus tatapan mematikan. Oh, Sungguh! Pemuda itu benar-benar tak habis pikir bagaimana selama ini ia bisa berkawan baik dengan seorang Lai Guanlin yang jelas-jelas setiap inchi bagian tubuhnya memancarkan aura menyebalkan tingkat dewa.

Bagaimana bisa dengan gampangnya pemuda itu menyamakan mencari seorang kekasih dengan memancing ikan?

Apalagi seorang Lami, si adik kelas cantik pemilik sorot mata cerah itu sama sekali tidak pantas disamakan dengan seekor ikan.

Lami adalah gadis pertama yang mampu membuat jantung Seonho berdegup kian kencang hanya dengan menatap senyuman teduh di atas bibir ranumnya.

Lami juga merupakan alasan utama mengapa Seonho selalu tidur larut setiap malamnya, karena semenjak gadis itu masuk ke dalam kehidupannya, realitas selalu terasa lebih indah daripada mimpi.

Pada intinya, Lami adalah cinta pertama Seonho.

Ya, meskipun pendapat kebanyakan orang mengatakan bahwa cinta pertama tak akan pernah terwujud dan hanya merupakan sebuah cinta khas anak beranjak remaja yang mungkin akan hilang seiring berjalannya waktu adalah benar adanya.

-oOo-

 

 

One thought on “[Ficlet] Patah Hati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s